Menyibak Cahaya Untukmu


Buat kamu yang tidak pernah berhenti berdoa dan berusaha. Cahaya itu, selalu ada. Di tempat yang sama. Terkadang hilang hanya karena tertutup hal yang lebih dekat pada pandangan kita.

Mungkin aku terlalu takut mendampingi setiap langkahmu. Mungkin aku yang belum berani menapakan kakiku sejajar dengan kakimu. Mungkin aku sangat lemah untuk kuat berdiri di sisimu melewati segalanya.

Aku tidak pernah benar-benar paham tentang itu. Entah dengan kamu. Namun, aku tahu kamu selalu berdoa dan berusaha pada jalan yang baik. Kamu masih begitu tabah menyibak cahaya itu.

Aku selalu berharap cahaya itu aku, tetapi sering kali aku berharap cahayamu bukan aku. Karena melihatmu berjuang begitu hebat membuatku terperosok dalam pada ketidakberdayaan. Kamu yang begitu hebat bukan aku. Jadi pantaskah cahaya itu aku?

Cahaya itu selalu ada. Di tempat yang sama. Tidak kemana-mana pun masih dengan terang yang sama. Teruslah berjuang menemuukannya. Entah cahaya itu aku atau yang lainnya. Aku hanya ingin kamu peroleh yang terbaik atas doa dan usahamu itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EOA GOLD, Investasi Emas Dunia Akhirat

Mengenal Sereal Umbi Garut, Manfaat, dan Cara Mengonsumsi

Unlogic Birth dalam Al Quran