Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2014

Mengerti dan Dimengerti

    Manusia memang makhluk yang rapuh. Selalu ingin dimengerti tetapi susah mengerti. Hal yang sama seperti yang aku rasakan. Aku selalu ingin sekali dimengerti tetapi begotu sulit aku untuk mengerti orang lain bahkan diriku sendiri.     Hemm... penelitianku belum juga usai. Tapi entah dari mana aku mengerti situasi yang terjadi. Aku selalu ingin bisa mengetahui apa yang dosen ps ku inginkan. Selama ini aku hanya meraba apa yang aku lakukan ini benar atau tidak. Aku merasa tidak mendapat dukungan yang sangat baik, tetapi aku menyukai ini.     Dimengerti adalah kata yang selalu sulit. Selama ini aku juga tidak memberikan selah untuk mereka agar aku mampu dimengerti mereka.     Tuhan tau apa yang terbaik untukku. Itulah kalimat penghibur bagiku saat ini. Dengan kalimat itu berarti aku sudah mengerti dan dimengerti oleh Tuhan.     Apapun itu mengerti dan dimengerti memang harus berjalan beriringan. Seperti ucapan salam yang wajib diucapkan dan dijawab.     Masalah penelitianku biarla

Sudah September

    Plis...plis... udah september aja. Jangan cepet-cepet berlalu dong waktunya. Aku tidak bisa secepat itu menyelesaikan semua ini.     Plis...plis... aku masih tetap berharap untuk bisa selesai sebelum november. Aku semakin pesimis. Tapi aku yakin aku bisa karna aku punya Allah yang selalu memberikan yang terbaik untukku.     Plis...plis... kasih aku kesempatan untuk bisa lebih maksimal. Jangan dulu cepat-cepat pergi waktuku. Aku masih sangat berharap memiliki lebih banyak waktu setiap harinya.