Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2014

The last night in Oktober 2014

    Ya Allah...maaf bukannya aku tidak mau bersyukur atas semua anugerah yang Engkau berikan. Maafkan aku wahai zat Yang Maha Pencipta. Aku hanya butuh waktu memahami dan mengerti. Wahai zat Yang Maha Pemurah, waktu ku semakin dekat. Hal ini membuatku semakin pesimis untuk bisa lulus tahun ini. Apakah masih bisa?     Aku jadi berpikir buruk tentang PSku karena merasa beliau tidak memberikan aku solusi. Apa yang harus aku lakukan. Ya Allah apa yang harus aku lakukan. Aku bingung...      Mungkin aku yang telah salah memberi niat pada penelitianku ini. Makanya Engkau memberikan aku waktu untuk meluruskan niatku ini. Sekarang aku akan mulai lagi dari nol. Membuat dan memperbaiki nilai dari awal.    Bissmillahirrahmaanirrahiim... Ya Allah..ijinkan aku untuk dapat memberikan manfaat bagi orang lain melalui tugas akhirku ini. Aku berharap tugas akhirku ini bisa membantu orang lain terutama dalam urusannya untuk beribadah kepada-Mu. Ya Allah..niatkan dan istiqamahkan hatiku untuk mela

Impian kecil ini

    Kepingin punya hati seluas samudra. Jadi, kalo udah berumahtangga bisa sabar menghadapi suami dan ngurus anak. Akhirnya juga aku harus mengurus anakku sendiri. Say no to bibi. Keperluan di rumah harus aku sendiri yang memenuhinya.     Impian kecilku hanya agar aku bisa menjadi istri dan ibu yang hebat. Tapi, aku juga harus bisa menjaga Ibu dan adikku. Makanya aku harus memutar otak untuk bisa menghasilkan uang tanpa harus keluar dari rumah. Pasti bisa. Pasti bisa.

1 Muharram 1436 Hijriah

1 Muharram 1435

    Malam tahun baru hijriah. Subhanallah... sudah satu tahun lagi telah berlalu. Entah bermilyar-milyar dosa yang sudah aku lakukan. Ampunilah aku ya Allah...     Malam ini penuh penyesalan dan penuh pengharapan untukku. Ya Allah di malam tahun baru ini aku berdoa:     "Ya Allah, dengan segala kerendahan jiwa dan ragaku, ampunilah dosa-dosaku di tahun lalu. Aku hanya hamba-Mu yang lemah. Lemah dari segala tipu daya setan yang kuat. Ya Allah, dengan segala kerendahanku sebagai hamba-Mu, betapa banyak pengharapan yang aku inginkan di tahun baru ini. Ya Allah jikalah Engkau ridho berikanlah aku kekuatan untuk bisa memberikan pendidikan yang layak untuk adikku. Jikalah Engkau mengijinkan berikanlah aku kesempatan untuk bisa pergi ke tanah suci bersama Ibuku. Kalaulah Engkau berkenan nikahkanlah aku dengan laki-laki yang sangat mencintai-Mu dan ibunya. Ya Allah seandainya Engkau merestui berilah aku kesempatan untuk bisa merasakan indahnya negeri 4 musim bersama muhrimku. Ya Allah j

Seorang istri

    Aku baru saja membaca sebuah status hebat di facebook. Status tersebut berkisah bagaimana seorang wanita dapat dikatakan sempurna. Wanita sempurna seperti Asiyah istri Firaun dan Maryam yang tidak bersuami. Selain itu ada juga wanita yang setingkat dibawah kedua wanita paling sempurna itu yaitu Khadijah istri Nabi Muhammad dan Fatimah istri Ali.     Setelah membaca status tersebut, rasanya aku seperti tertusuk. Selama ini aku selalu berpikir bahwa aku harus memperoleh suami yang hebat ketaqwaannya kepada Allah. Hal itu agar dia bisa membawaku menjadi lebih dan lebih bertaqwa lagi kepada Allah. Tapi, aku tersadar bahwa akulah yang harus bisa membawa diriku sendiri untuk lebih dan lebih bertaqwa lagi pada Allah bukannya mengharapkan adanya orang lain yang merubahku. Itu salah. Jelas jelas salah.     Sekarang biarlah Allah yang menentukan apakah aku akan dinikahkan oleh Allah dengan laki-laki yang hebat atau tidak. Allah lebih tahu apa yang terbaik untukku. Selama ini pun aku tidak

Ragu

    Sudah tanggal 11 Oktober 2014. Apa yang harus aku lakukan? Aku seperti dikejar waktu di tahun ini. Kenapa begitu cepat. Aku tidak boleh berleha-leha lagi. Ayo mulai semangat lagi win!!!! Apakah aku bisa seminar di bulan November nanti? Aku berharap sebelum aku berulang tahun aku sudah bisa seminar. Biarlah aku wisuda di bulan April. Asalkan aku bisa mendapat SKL di tahun ini.     Ya Allah... Sekali lagi manusia hanya bisa berencana semuanya Engkau yang mengaturnya. Aku hanya manusia biasa yang selalu berharap Engkau memberikanku waktu lebih lambat. Bagaimana ini? Aku tidak punya cukup banyak waktu. :(     Mungkin ini adalah konsekuensi aku terlalu serakah. Kenapa aku sok sibuk mengambil semua praktikum. Aku bahkan tidak sempat mengurus diriku. Aku harus kembali belajar lagi. Tidak boleh bermalas-malasan lagi. Aku harus bisa. Aku harus semangat. Pokoknya tidak boleh menyerah. Harus bisa di bulan November seminar. Harus...Harus.. Harus... Bissmillahirrahmannirrahim...