Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Menggila lagi

    Barusan aja pulang dari LSI. Seperti biasa habis menggali bareng Yun dan Tinus. Semester 5 ini mereka sering mengisi hari-hriku. Apalagi saat kita mulai terlibat PKM. Hemm jadi inget presentasi kemarin. Jadi hari ini kelanjutan yang kemarin. Ceritanya aku ma Tinus ngambek karena Yun gak ikut kita presentasi. Sekarang Yun traktir kita makan martabak deh. Asiiiiikk...Martabak gratiss.. ering-sering aja ya Yun kayak gini. Hehehe...     Sempet hampir kacau juga acaranya, karena tiba-tiba ada Jeri dateng. Gak enak dong kalau Jeri gak kita kasih, tapi kan kita emang cuma mau makan bertiga. Asoooiii... Otomatis kita bertiga pulang duluan dan makan martabaknya dideket Toyib. Kelakuan Yun makin parah. Sekarang dia sering bertindak kayak Zombi. Hahaha..Ketawa ngakak banget waktu dia niruin Zombinya.     Yun memang unik, tinus juga unik kok!     Gak sengaja tadi kita ngungkit-ngungkit kalau aku sama Tinus ngambek ke Yun eh, Yun bilang kalau kalian sih cewek enak bisa ngambek terus lah kala

Jejak Baru!

    Hari ini cukup luar biasa. Pengalaman baru. Terima kasih ya Allah telah membimbing langkahku kesana. Aku tahu semua sudah ada skenarionya. Semua. Termasuk jalan hidupku ini. Ketemu anak-anak kecil yang lucu dan polos. Seneng banget. Tapi suasana hati tidak baik jadi tidak maksimal memberikan yang terbaik. Maaf ya adik tidak bisa menjadi kakak yang baik.     Menjadi volunteer, baru pertama kali nih. Seneng banget. Ternyata ini rasanya berbagi. Bareng komunitas Pohon Inspirasi dan LSM LATIN. Disana kita memperkenalkan pentingnya pohon dan menanam pohon. Kit juga jalan-jalan di htan sekitar LATIN sambil menemukan harta karun berupa benih pohon. Seru banget! Mereka banyak tanya benih itu seperti apa. Itu benih dari pohon apa. Yah..dan aku cuma bisa jawab seadanya. Hemmm...Sedih ternyata ilmu aku belum cukup untuk semua itu. Perlu terus belajar lagi, dan lagi. Semangaaaaattt!     Sorenya, aku presentasi PKM. Luar biasa lagi yang ini. Pengalaman pertama presentasi dihadapan dosen. Peno

Lihat dari sudut lain ya!

    Ketika semua menjadi baik bagi kita yang melakukan, tetapi belum tentu baik untuk orang lain. Begitulah manusia. Jauh... Tidak bisa dengan mudah dikenali dan di identifikasi. Aku tak sanggup mengerti kalian. Aku tak bisa membaca pola pikir kalian. Aku pun tak bisa hanya memedulikan kalian.     Ketika aku melakukan pembenaran dan melakukan jalan terbaik untuk mendamaikan semua, kenapa malah kejahatan yang terlintas dipikiran kalian. Aku tak seperti dewa yang selalu bisa benar. Semua manusia pasti akan seperti itu pemikirannya. Tergantung bagaimana sudut pandang mereka melihat.     Tak seperti pohon yanng hanya berpikir ntuk bisa terus berfotosintesis. Tak seperti binatang yang hanya memikirkan makanan. Semua seperti itu untuk bertahan hidup. Begitu juga kita manusia. Setelah semua yang berlalu harus ada pebelajaran yang kita terima. Begitulah Tuhan menciptakan banyak perbedaan di muka bumi ini.     Impian ini datang kembali. Cita-cita ini merasuk kalbu kembali. Besok hari dimana

Maafin Semua Salah Dia

    Susah jika pernah disakiti oleh orang lain. Apalagi orang tersebut benar-benar menyebalkan. Kayak Japung contohnya. Salah satu teman sekelasku. Dia anak yang sok tahu dan keras kepala. Awalnya sih aku fine saja teman-teman yang lain bilang dia menyebalkan. Ternyata memang benar loh! Sumpah rasanya aku pengen banget nabok dia. Hahaha...Kekerasan dalam rumah tangga ya! Tapi seris nih..     Soalnya kalian tahu kenapa? Pertama, dia selalu ngomong kasar ke aku. Dan itu selalu di depan orang banyak. Dia pikir dia itu siapa? Sedangkan kalau di depan aku dia sok lembut. JIJIK Banget deh! Kedua, dia orang yang dengan kasar mukul-mukul kepala aku. Orang tua aku saja gak pernah kayak gitu. Dan dia ngelakuinnya di depan Fareza. Bikin malu kan! Dan pada saat itu aku gak bisa berbuat apa-apa karena aku tidak sekuat dia. Itu yang paling aku sebel. Aku gak bisa ngebela diri aku sendiri. Aku memang wanita, tapi bukan berarti aku lemah. Gak boleh! Ketiga, dia selalu ngajakin berdebat. Padahal aku s

Pengen Jadi Wanita Anggun!

    Hari ini praktikum Silvikultur. Dari mulai berangkat sampai pulangnya lagi, aku survey ke beberapa anak kelas. Sebenarnya siapa sih yang lebih wanita, aku atau Ajeng? Dan jawaban mereka adalah Ajeng!     Akhir-akhir ini aku memang ngerasa ada yang salah dalam diri aku. Kayaknya cowok-cowok di kelas tuh pada menganggap aku tuh sama kayak mereka (cowok). Misalnya nih, kalau bercanda, kayak ngebercandain cowok saja, omongannya, kata-kataannya, terus panggilannya. Padahal aku pengen loh mereka nganggep aku wanita. Aku kan pengen diperhatiin juga. Okelah dalam kondisi bercanda ya bercand. Tapi ada batasannya juga loh bercanda sama cewek. Mereka ngerti gak sih kalau aku tuh cewek!     Menurut sahabat-sahabat deket aku sih, aku memang kayak cowok, dari cara jalannya, ngomongnya, sikap, sampe ke cara berpakaian. Emmm...masa sih? Apa sih yang salah sebenarnya?     Kalau aku lihat, aku memang lebih suka yang simpel dan gak ribet, apa itu termasuk sikap cowok? Cara jalanku juga aneh kayak

Senangkan Jiwamu

    Ketika ada komenar dari seseorang yang kita baru saja ketemu dan berkenalan dengan dia, apakah yang harus kita lakukan?     Sebenarnya apa yang mereka lihat sekilas dalam diri kita sudah mewakili seluruh keribadian kita atau tidak ya?     Sekarang, semua berdasarkan frame dan ruang lingkup yang harus kita lihat. Kata Bu Yovi tidak akan pernah ada jawaban sapu jagad, kecuali untuk pertanyaan 1+1=2. Sepertinya seperti itu. Jika dipikir-pikir, benar juga. Seseorang memang hanya memiliki dua mata dan itu berada pada sisi dimana rang tersebut ingin menghadapkannya untuk melihat. Jadi maksudnya apa?     Pada saat mata kita melihat, apakah kita melihat sudut belakang kita? Apakah kita melihat sudut atas kita? Sudut kanan mungkin? Atau sudut kiri? Nampaknya sih tidak. Karena kita sudah terlalu fokus untuk melihat sisi yang kita pandang dan tidak fokus untuk melihat sisi lainnya. Inilah kesalahan yang membuat manusia terkadang berbuat egois terhadap dirinya sendiri. Karena sebenarnya man

Gak boleh marah, Hayoo!!!

    Sebelumnya selamat ulang tahun yun...     Hemmm...sukses selalu ya buat dirimu...     Hari ini ditutup dengan kekesalan deh. Sebel banget sama tyas. Aku mau pulang ditahan-tahan terus. Sebel banget rasanya. Pengen marah tapi gak bisa jadi ya cuma bisa kayak gini saja. Gak tau besok kalau ketem sama dia aku bakal bersikap gimana. Huff biarin lah! Sebel sih dia gak ngertiin perasaan aku banget gitu.     Aku kan juga capek seharian mau pulang. Memangnya waktu aku cuma buat ngeliatin mereka latihan apa. Aku juga gak dikasih apa2 dari mereka. Ikhlas sih ngelakuin ini semua. Tapi ada batasannya juga dong! Aku butuh sendiri juga. Butuh nyenengin diri sendiri juga bukan cuma buat nyenengin orang lain. Beteeee!!     Gak boleh gini tapi ya marah..marah gak jelas deh!

Hari Lahir !!!

    Happy Birthday winda.... Udah ke-21 ya! Wah sudah tua rupanya! Hehehe...     Hari lahirku.. Hehehe...:D     Bingung harus menyikapi hari ini seerti apa. Aku sudah dewasa dan katanya gak baik juga kalo hari ulang tahun diselametin kan umur kita semakin pendek. Betul juga sih. Tapi aku senang hari ini masih ada yang inget sama hari lahirku. Terima kasih Imah (sahabat karibku sejak TK dan kita baru pisah saat di bangku kuliah, orang pertama yang memberiku ucapan selamat), terima kasih Ibu (seseorang yang paling ingin aku lihat senyumnya di dunia dan di akhirat), terima kasih Bapak (seseorang yang aku benci tapi aku selalu rindukan, beliau selalu membuat aku terharu karena ternyata hidup itu begitu berat). terima kasih Zae (sahabat SMA ku, kamu selalu datang disaat aku butuh seseorang), dan Terima kasih paling besar atas segala nikmat hidup ini kepada Tuhanku yang paling Istimewa di hatiku. Cukuplah Engkau yang ada disisiku.     Hari ini seperti hari-hari biasanya. Tidak ada yang sp

Jangan Jatuh Lagi

    Hari ini kuliah SC "Kesuburan Tanah".. Huff...ngantuk lagi, ngantuk lagi! Gimana nih? Gak mau kayak minggu-minggu kuliah buat UTS. Aku gak mau nyerah untuk minor aku ini. Gak boleh. Segak suka apapun aku dengan pelajarannya, aku gak boleh ngeremehin lagi kayak UTS emarin. Hayuk win bangkit lagi dong. Jangan ngedown gini terus, katanya gak mau dapet BC atau dibawahnya llagi. BIlangnya gak mau ngecewain ibu lagi. Inget gak waktu awal disini kamu mau jadi apa? Inget gak Bapak bilang apa? Gak kasian kamu sama mereka. Kakak kamu yang biayain kuliah kamu. Kamu gak boleh gini win!!!!     Hayo berubah sebelum semua terlambat. Kamu udah jatuh, apa masih kurang dalam untuk membuat mu sadar dan terbangun? Pect dirimu win. Kamu bisa ngalahin rasa malas ini. Kamu bisa nglahin rasa gak peduli ini. Jangan pernah berpikir untuk ada waktu besok, Coba pikir untuk saat ini. Coba pikir kamu cuma hidup untuk hari ini. Coba pikir orang-orang yang kamu sayang cuma bisa hidup sampai hari ini. T

Kayak gini lagi! Kayak gini lagi! II

Aku sebagai senior seharusnya ngebimbing mereka biar lebih bik. Kalau mereka kayak gini mereka gak akan bisa bertahan nanti di masyarakat luas (kayak aku bisa saja. Hehe).     Harus sabar. Setiap hari akan seperti ini pasti ada hikmahnya. Apapun itu pasti akan memberikan yang terbaik. Pelajaran hidup akan selalu terus terjadi sebelum aku bisa mengambil hikmahnya. Kalau sekarang aku belum mengerti apapun berarti aku belum peka dan belum bisa mengambil pelajaran dari ini semua. Tenang saja semua pasti akan berlalu kok. Seperti angin ini yng hanya datang menimpa tubuh dan hilang dengan kerinduan.     Kemarin sudah telepon ibu. Lagi kangen banget nih sama ibu. Tapi ibunya lagi sibuk. Gak apa-apa deh. Aku tahu apa yang dihadapi ibuku. Jadi aku gak mau ganggu dan nambah pikirannya. Sekarang aku gak tahu siapa yang bisa aku ajakin curat tentang semua yang mengganjal di hati aku. Aku mau pindah saja. Aku mau cari suasana baru yang lebih nyaman dan kodusif.     Tapi, ada hal-hal yang membuat

Kayak gini lagi! Kayak gini lagi!

    Pagi ini terus berulang ya. Pagi yang selalu ribut. Pagi yang menggelegar. Pagi yang selalu bikin dongkol. Pagi yang selalu bikin kesel dan makan hati. Setiap pagi, apalagi hari kamis, selalu kayak gini. Berebut kamar mandi kosan. Memang setiap penghuni kosan As Sakinah memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Itulah yang membuat kami selalu begini setiap pagi. Heran deh!     Dulu, aku juga disini, dan semuanya baik-baik saja. Gak pernah ada yang namanya teriak-teriak kayak gini pagi-pagi. Ini masih pagi loh, tapi udah bikin gak bersemangat. Kenapa sih? Gak pernah ada yang mau mengalah? Kenapa sih gak ada toleransi dan simpati dari tiap individu? Kita ini hidup bareng untuk setengah tahun lagi loh? Dan itu waktu yang lama. Kalau terus-terusan kayak gini apa jadinya?     Penyebabnya apa ya? Coba kita telusuri. Pertama, penghuni As Sakinah sekarang tidak sesimpatik dulu. Kedua, rasa memiliki penghuni sekarang tidak seperti dulu. Ketiga, Egoisme penghuni sekarang berlipat-lipt dari yan

Lanjutkan!

    Memang belum signifikan, tapi aku akan bersemangat untuk menjadi yang terbaik. Sedikit demi sedikit mengupdate diri menjadi lebih.     Hari ini praktikum diisi dosen itu. Seperti biasa kuis tambahan nilai sebelum beliau memulai penjelasan materi. Salah belajar lagi. Aku malah belajar materi praktikum minggu kemarin. Huff....Gak jodoh... Gak jodoh..... Tapi okelah bisa baca sedikit wlaupun belum maksimal. Dari empat jawaban, aku hanya benar dua. Yah lumayan lah dari pada minggu kemarin tidak dapat nilai sedikitpun karen terlambat.     Hari ini juga aku berangkat pagi. Enak, jadi gak ngantuk. Besok harus kayak gini lagi ah. Sekarang sudah mulai bagus bagi jam. Cuma masih males untuk buka slide. Gawat nih. Gak boleh.. Gak boleh.... Gak mau dapat BC atau dibawahnya lagi. Harus diantara A dan B. Sekarang harus fokus untuk UTS. Jangan banyak-banyak kasih PR untuk UAS. Apalagi KAPUK. Ampun kalau KAPUK dapat jelek. Itu kan cuma Undang-Undang yang seharusnya menjadi pedoman aku dalam lapa

Senyumnya mana?

   Seminggu lagi UTS saudara-saudara... Wah.. Beginilah jadi mahasiswa. Saat untuk bangun winda. Sekarang mulai nyicil-nyicil lah. Gak mau lagi kehilangan esensi kuliah sebenarnya. Kasian tanah airku tercinta ini kalau semua mahasiswanya sama seperti yang aku lakuin kemarin. Orang sukses itu adalah orang yang mau berubah. Hayuk sebelum terlambat berubah!    Beberapa hari yang lalu, saat kuliah TekIn, dapat teguran abis-abisan dari dosen (Y...). Pada waktu itu aku telat masuk kelas, yah namanya juga mahasisw tingkat 3 yang lagi males-malesnya kuliah. Saat aku masuk kelas itu dosen lagi ngasih kuis tambahan nilai ke anak-anak. aku masuk dong bareng Indah yang sama-sama telat juga. Otomatis kita langsung ikutan kuis itu, Yah namanya juga telat kuisnya gak mulai dari nomer satukan? Bodohnya aku. Aku tuh tetep ngisi full, yah gimana, tradisi mahasiswa ya aku nyontek.     Jujur, awal semester lima ini, aku tuh males banget belajar bahkan pada waktu praktikum juga gitu, padahal setiap prakt

Presentasi

   Deg-degan... Sebentar lagi mau maju presentasi. Takut buat malu. Tapi kalau terus-terusan malu mau sampai kapan? Sekaranglah saatnya winda. Gak ada waktu lagi buat kamu main-main. Sugestiin saja kalau ini semua cuma presentasi biasa. Gak ada salahnya kok kalau hasilnya kurang memuaskan. Semua juga akan seperti jika baru awal. Toh selama ini kamu udah biasa bicara di depan banyak orang. Mana winda yang cerewet itu? Hehehe....    Anggap saja ini latihan. Pasti bisa kok melalui ini semua. Semangaaaaaaaaaaattt.........    Tunggu postingan berikutnya untuk tahu bagaimana kelanjutannya.

Laporan...

   Malam ini super sekali. Laporan menumpuk dan bingung harus mulai dari mana. Padahal banyak banget yang harus dilakuin, tapi masih sempet-sempetin buat nulis disini. hehe.. Habisnya, bosen setiap hari harus bikin laporan. Hai para dosen, kehidupan mahasiswa bukan hanya untuk bikin laporan. Kasih dong kita kesempatan buat bikin sesuatu yang berbeda selain laporan. Pengen bangat rasanya aku bilang gitu ke dosen. Tapi apa daya.... Huff...    Secara aku hanya mahasiswi biasa yang bener-bener biasa, sampai-sampai untuk menguasai kelas saja aku gak bisa. menjadi bagian dari kelas saja masih harus membuat banyak cara dan trik. kayak lagi main games saja. Hihiiihi... Yah, apa boleh buatlah, yang penting selama mereka tidak mengusik ketenanganku, aku pun tidak akan mengusik ketenangan mereka.   Lanjut ke laporan. Iya nih, laporan semester 5 ini makin sulit dan banyak saja. Dari 8 mata kuliah ada 5 yang harus praktikum dan itu semua harus buat laporan! Coba banyangin kawan-kawan bagaimana me
   Tuhan..rengkuh aku kembali. Tarik diri dan hatiku ini kembali padaMu. Aku merasa sudah terlalu jauh menyimpang. Hati ini sudah mulai terluka. Tapi jiwa ini tak mau juga bergetar. Aku tak ingin terluka lebih dalam. Apakah setiap detik aku harus menyesal Tuhan? Jangan biarkan ini terjadi. Rasa malas yang terus menjaar ini semakin menguasai jiwaku. Aku ingin melawan, tapi mengapa begitu berat seakan aku tak mampu untuk menguasai diriku sendiri.    Banyak baik yang mulai aku tinggalkan. Kenapa selalu ada pikiran untuk bilang tidak apa-apa. Engkau mengerti maksudku kan Tuhan? Dalam lubuk hatiku yang terdalam selalu mengatakan bahwa nanti akan terjadi apa-apa. Tapi selalu aku tidak bisa melawan. kekuatannya terlalu besar Tuhan...    Ya Tuhan berilah aku kekuatan untuk membangun ini semua. memulainya begitu sulit, tapi bagiMu semua akan sangat mudah. Berikanlah kehendak Mu atas diriku. Aku ingin kembali menjadi manusia baik dan istiqomah dengan hal tersebut. banyak hal yang harus aku per

Mulai atur jadwal

   Sudah dua hari waktu perkuliahan di tingkat 3 ini. praktikum, memang belum berjalan, tapi dari bau-baunya akan sedikit menguras tenaga, but so far is so good. Persiapan saja sih mulai sekarang harus pinter bagi waktu, jangan cuma ngerjain laporan saja, tapi juga baca materi kuliahnya. Soalnya aku gak mau dapat IP buruk lagi semester ini. Sebenarnya ada cita-cita yang mau dicapai nih di semester ini, yaitu jadi asprak IUTPW. Sayang, karena tiddak serius dan ragu-ragu untuk daftar, jadi tidak bisa menjadi asprak IUTPW deh, padahal mau banget.    Yah...ambil positifnya saja, mungkin sekarang bukan giliranku. Seperti tokoh Jason di Dream High, "apakah ini giliranku?", karena ketika itu terjadi aku ingin memberikan yang terbaik, bukan hanya nampang atau sekedar memuaskan nafsuku saja. Aku ingin benar-benar bisa membagi ilmuku kepada siapapun. mencoba sih! Tapi gak ada salahnya berniat.    Saat ini, coba untuk mengoreksi diri. Jangan hanya mencari amanah, tapi juga melaksanaka

Hari Baru

   Ketika kita terpuruk setelah mengalami hari dimana dunia seakan runtuh, inilah ari yang sangat dinantikan. Hari Baru. membuka dan memulai semuanya dari nol. Dari awal semua bermula. meski hars tertatih untuk bisa tengkurap atau untuk mulai bisa berangkang. Semua harus dihadapi. Sakit sih! Tapi hasilnya akan menyenangkan ketika semua sudah terlewati.    Saat ini, aku ingin memulai semuanya. Menata kembali impian, cita-cita, dan harapanku. Hari ini, aku bukanlah seorang putri tidur, putri salju, atau cinderella yang sudah tau ending dari cerita hidupnya. Hari ini, ku harus tersadar dn mulai kembali berpijak di bumi. Segalanya mulai dari awal. Aku bukanlh winda yang berIP tinggi dan pintar dipandang orang lain.    Sekarang saatnya aku peduli pada hidupku, pada keluargaku, dan pada masa depanku. Detik ini aku mulai memejamkan mata dan mulai bermimpi, meraih mimpi itu tanpa memedulikan orang lain menyukainya atau tidak. Detik ini, saat aku memejamkankan mata, aku hanya melihat diriku,

hari ke-3 puasa

   Ibu, aku gak mau kalah puasa. Tapi, kenapa ibu kayak gitu. katanya gak mau menyakiti hati anakmu, lantas apa yang telah Engkau perbuat barusan? Adilkah ini ibu? Engkau bilang tidak ada yang boleh menyakiti hati anakmu, tapi baru saja Engkau melakukannya. ku sudah besar ibu. Tidak bisa lagi Engkau bodohi. Aku mengerti apa yang telah terjadi.   Ini baru puasa ke-3 dan aku sudah diuji. Aku harus bagaimana sekarang? 1. menerima saja apa yang sudah terjadi. Anggaplah ibumu sedang khilaf. Oke.. 2. mau tetap diam sampai berapa hari? ini tidak akan berhasil, ibumu tidak sepeka yang kau bayangkan. 3. coba berpikirlah positif, katanya sudah besar.. Hemmmm.....mau menjadi seperti apa sekarang aku? Mungkin opsi ketiga lebih baik, kan hari ini puasa ketiga..(??)

Uas semester 4

   Waktu memang terus berjalan ya..Gak terasa banget udah tingkat 2 akhir kuliah, tinggal menghitung hari tau nilai IPK. Semoga bagus hasilnya ya Allah...Amiiiin... Ujian lagi ya. Sekarang udah mulai terbiasa. Sudah tidak serempong dulu kalau mau ujian. Sekarang mah go to slow aja..hehe.. Tapi bukan berarti ngegampangin ya. Target harus tetep tercapai nih. Lulus cepet dengan predikat CL.    Emang sih IP bukan segalanya, tapi semuanya berawal dari IP. Selanjutnya aku mau S2 di Sorbone Insya Allah jika Allah menghendaki. Aku mau kelilinng Eropa, setelah itu pulang ke Indonesia, jadi menteri kehutanan atau gak jadi direktur pengurus harian Taman Nasional diseluruh Indonesia. Amiiiin....    Ya Allah, catatlah impianku ini dalam kitab-Mu, agar benar-benar terlaksana..    Yang penting sekarang IP harus 4,00.....................

Cerdas

   Sebenarnya kata ini mengandung terlalu banyak makna. Masih ingatkah kita ketika banyak manusia pintar di dunia ini yang belum tentu cerdas? Contohnya, ketika para agen-agen pemerintahan Indonesia yang saya yakini mereka adalah orang berpendidikan yang pintar, tetapi apakah mereka cerdas dalam menghadapi kemelut negeri ini.    Sedih, waktu semalam melihat salah satu berita di stasiun televisi swasta yang mengangkat tema hutang abadi Indonesia. Bagaimana bisa? Kita, rakyat Indonesia, sudah mengerahkan seluruh daya dan upaya untuk tetap bisa bertahan hidup di negeri yang selalu membuat kaya orang-orang yang sudah kaya, dan tetap menghimpit orang-orang yang sudah miskin.    Aku ingat saat masih kecil dulu aku ingin menjdi Presiden seperti pak Habibi, karena beliau sangat cerdas sampai bisa keluar negeri segala. Mungkin saat ini bukan sebagai Presiden aku ingin membantu bangsa ini. Aku ingin menjadi mentri lingkungan hidup. Tapi akku benci politik, dan tidak bisakah pemerintahan kita t

Evaluasi..

  Lihat banyak teman sudah menorehkan banyak prestasi yang membanggakan untuk dirinya dan keluarga, membuat aku iri saja. Terkadang aku berpikir, bagaimana aku akan dikenang kelak. Sebagai apakah aku akan dikenang untuk keluargaku, teman-temanku, sahabat, tetangga, kampus, atau bangsa ini? Baikkah? Atau burukkah?    Ibu...doakan anakmu ini agar tetap semangat untuk memberikan yang terbaik. Ya Allah.. bantu ku yang tak berdaya ini. aku ingin menjadi seseorang yang ingin dikenang seperti Agus. Mngkin dia bukan siapa-siapa, tapi bagiku, bagi keluarganya, dan bagi keluargaku, dan mungkin seluruh orang di kampungku, dia adalah anak lelaki terbaik untuk keluarganya. Betapa indah cara dia dikenang.

Semua Demi Cinta

   Demi Allah aku mencintaimu karena Allah.....    Pertama kali aku tau kalimat ini hanya ada satu yang terlintas dipikiranku bahwa selama ini Allah teramat sangat mencintai kita. Selama ini aku yang terlalu kekanak-kanakan melihat semua dan ingin menjadi yang paling menonjol diantara semuanya. Kini aku sadar, semua memang sudah bukan seperti dulu. Aku yang dahulu polos dan belum berpengalaman apapun, kini menjadi begitu rumit.    Jalan pikiranku kenapa sekarang begitu rumit? Apa sih yg aku lakukan? Aku ingin ada seseorang yang datang memarahi aku dan bilang bahwa aku tidak boleh seperti ini. Seseorang yang akan mendiami aku ketika aku berbuat salah. Tidak perlu banyak, cukup satu orang saja ya Allah..   Aku ingin ada yang tiba-tiba memperhatikan aku. Kapan dia datang? Aku butuh teman untuk berbagi :(

menyita waktu

  Haduh,, gawat nih.. Saya sedang terserang virus merah jambu, teman-teman.... Melihat jejaring sosial kemudian melihat tanda hijau tanda dia sedang tersambung, malah berharap dia akan menchat saya. Sepertinya itu sesuatu yang tidak mungkin. Kenapa saya jadi mengharapkan dia? Masa lalu.... Seandainya dia melihat saya yang selalu menunggu dia? So sad...   Tapi hari tetap berganti kawan. Dunia terus berputar. Roda kehidupan juga terus berjalan. Saya dengan perasaan ini terus mengalami penurunan. Saya sepertinya harus membenarkan bahwa cinta harus terjalin karena komunikasi. Saat ini. Detik ini. Saya mengakui bahwa virus ini memang bisa menyerang siapa saja termasuk saya.   Sekarang dia sudah berlalu meskipun terkadang masih mengharapkan dia datang walau hanya sekedar menyapa bahkan seuntai senyumanpun  tidak apa-apa. Kini ada yang hadir lagi, memberi suasana baru. Memberi kenangan manis. Memberi tawa, canda, susah, senang, malu, takut, lucu, senyum-senyum sendiri, dan entah perasaan ap

Sudah tidak muat lagi

  Rasanya sesak sekali hati ini. Kenapa ya? Ya Allah.. terlalu jauhkah aku dengan-Mu? Terlalu banyakkah dosa yang telah ku perbuat. Kenapa jadi seperti ini?   Kenapa sulit bagiku untuk bisa berpikir positif? Aku ngerasa sekarang dia marah denganku. Apa aku sudah keterlaluan dan gak memikirkan perasaaan mereka tetapi hanya memikirkan perasaanku. Huuuu.. rasanya sesak dan memenuhi hati ini. Ingin teriak tapi sulit. Ada sesuatu di dalam dadaku yang rasanya ingin keluar.    Ya ampun, kenapa jadi sering seperti ini ya? Sedih......:(    Apa yang harus aku lakukan? Apa minta maaf saja sama dia, gak bermaksud untuk melukai siapapun sih sebenarnya. Haduh, jadi terlalu banyak hal yang harus aku pikirkan. Sesak......   Benar-benar sesak.....    Aku mau shalat nih kayaknya, hanya kepada-Nya aku harus mengadu dan meminta kekuatan. Let's do it!!!

UTS

  Satu lagi langkah saya menjadi seorang sarjana. Memang masih jauh tapi saya yakin ini semakin dekat. Ibu.. Bapak.. saya pasti memberikan yang terbaik untuk kalian. Orang bilang ucapan adalah doa. Saya yakin, nanti pada saat lulus, saya merupakan lulusan terbaik, di kampus. Amiiiinn.....   UTS  3 April 2012 siap saya hadapi walaupun persiapan masih minim. Enntah kenapa saya begitu bersemangat UTS semester ini dibanding semester kemarin. Saya yakin IP akan naik, lebih dari yang saya harapkan. Semangaaaaatttt....   Buat perjanjian dulu sama diri sendiri gak akan kecewain siapa-siapa. Terutama Allah.. Biarpun nanti sulit, tapi No nyontek. Yakin Allah pasti bantu saya. Dalam keadaan apapun Allah pasti bantu saya. Jadi, saya gak perlu tuh bantuan dari kiri dan kanan untuk menjawab soal-soal nanti.   Niat tulus karena Allah untuk membahagiakan kedua orang tua, dan membuat bangsa ini menjadi bangsa yang tidak tergantng dengan negar lain. Apalagi yang di Barat-barat itu. No!!! Saya akan ja

gak ada waktu buat jadi biasa-biasa aja!

  Aneh deh, kemarin nonton salah satu acara ajang pencarian bakat di televisi swasta Indonesia dn ngedenger satu juri perempuannya bilang " kita ini gak ada waktu buat jadi biasa-biasa aja!"   Lantas kenapa sekarang saya bilang aneh? Padahal tidak ada satupun kata disana yang aneh atau membuat keanehan. Tapi kenapa sampai sekarang saya terus menerus mengingat klimat itu ya? Apa karena sesosok idola inspiratif yang mengatakannya? Ahhhh...... aneh.......   Mungkin saya sudah terhipnotis dengan kalimat itu, atau pada saat itu saya sedang dalam pengaruh terapi? Mustahil...   Setau saya, motivasi itu bisa dilakukan oleh motivator yang sedang bersama kita atau setidaknya berada dalam rungan yang sama dengan kita, tapi apa? Saya bahkan belum pernah sekalipun bertemu atau mengidolakannya saja tidak? Apa ini bisa disebut dengan terinspirasi?   Waw.. it's magic.. hehe..   Tapi sumpah, keren-keren. Keren banget itu kalimat. Pas banget sama keadaan saya saat ini. Saya memang tid

kisruh BBM

  BBM... Sekarang benar-benar jadi topik perbincangan. Bukan hanya dilapisan petinggi pemerintahan, tetapi juga dilapisan masyarakat. Mahasiswa berteriak. Rakyat menjerit. Pemerintah mengeluh tidak aman. Sekarang jadi salah siapa dan siapa yang harus dipersalahkan dan dimintai pertanggungjawabannya? Saya memang bukan mahasiswa yang menyukai hal-hal politik dramatis seperti ini. Tapi tidak ada salahnya untuk membuka mata kita, betapa kacaunya bangsa kita sekarang.    Kenaikan BBM sudah tidak bisa dihindarkan lagi, betapa tidak, ini sudah merupakan isu dunia dimana momok harga minyak dunia tidak bisa ditanggulangi lagi kenaikannya. Semakin langka saja nampaknya persediaan minyak dunia kita, kawan-kawan! dalih pemerintah: APBN harus diselamatkan dengan tidak mensubsidi BBM lagi. Apakah itu layak dipertanggungjawabkan? Sementara pembaruan gedung DPR, fasilitas untuk pejabat-pejabat, dan gaji pokok pejabat-pejabat kita sudah memennuhi APBN bangsa ini.   Sekarang pantaskah rakyat yang harus

belum bisa

Yups.. Memang itu kata-kata yang sangat simpel. tapi coba pikir apa yang bisa kita lakukan dengan kata-kata itu.. hehehe... Aku akan belajar untuk bilang, belum bukan tidak.. Kita akan tau dasyatnya kata itu.. belum ya bukan tidak loh.. Saatnya mengerjakan laporan yang menumpuk..Sip..Sip..

Perpustakaan

Sudah pasti satu kata dari perpustakaan adalah sepiii... Yups memang sepi sekali disini. Entah kenapa pada suasana yang sepi seperti ini cocok untuk belajar. Kenapa ya? Apa karena kita jadi bisa fokus? Atau kita butuh relax sehingga otak kita bisa bekerj lebih optimum? Apapun itu yng penting aku suka perpustakaan. :) Disini benar-benar gudangnya buku.. It's mazing kan. Tidak ada tumpukan buku yang begitu banyak dan merepotkan kecuali disini.. hehehe Terima kasih perpus sudah menjaga satpam ilmu kami.

KRS

Haduh.. KRS kenapa gak nyambung-nyambung sih. Susah banget deh. Gini nih susahnya hidup di negara berkembang akses internet yang seharusnya mudah malah jadi ribet karna servernya gak oke. Kalau gini ceritanya mending pake kertas lagi ja deh balik kejaman batu. Tapi gak enak juga ya kalo kita harus KRS-an pake batu. Lucu.. Misalnya gak sabar ngantre timpukin ja pake batunya. Wah.. anarkis nih! Kalau dipikir-pikir lagi sih, enaknya gini nih jadi mahasiswa. Salah satu momen penting yang seru dari kehidupan jadi mahasiswa yaitu kuliah, ujian, deg-degan nunggu IP, ketemu dosen, dan ngisi KRS dengan beberapa kali eror. Hebaaaat... Begitu menyenangkannya menjadi mahasiswa. Hidup Mahasiswa. Prok..Prok..Prok...Prok.... Eh.. tapi jangan salah semakin banyak juga loh tanggung jawab yang harus kami emban. Makanya, wahai para penguasa, berikan yang terbaik untuk kami, maka kami akan memberikan 2x yang terbaik untuk kalian. Hehehe.... Makin deg-degan nih KRS gak bisa2. Ayo dong Bapak segera dipe

right here waiting

Huuuu.... cuma satu kata yang bisa aku bilang untuk judul lagu ini "romantis". Waktu awal denger sih kayaknya lagu cengeng, tapi kemarin waktu aku lagi di bus untuk pulang ke Bekasi ada musisi jalanan yang nyanyiin lagu itu dan hasilnya.... Woooooooowww cool.... Aaah.. terasa lumer hatiku. Eits.. tapi bukan karena yang nyanyi ya. Hehehe.... Sumpah saat itu aku rasanya seperti berlari-lari di taman luas yang asri banget dan banyak kupu-kupu indah yang terbang disekililingku untuk ikut berlari bersamaku. kayak di film-film gitu deh! Jadi punya keinginan kalau aku dilamar nanti pengennya sih si dia nyanyiin lagu itu pake gotar dan bawa 1000 mawar.. Hehehe.. jadi iklan nih.. Tapi kebayang gak sih kalau prosesi lamarannya bakal seru banget dan pasti aku akan menjadi wanita terbahagia. Apalagi kalau ngelamarnya ada orang tua dia dan aku. Hemmm.. mupeng nih!! Semoga bisa terwujud.. Amiiiiinnn..... Sederhana yah kayaknya, tapi akan susah nih buat tercapai, soalnya dianya ja aku be

2012

Semangat untuk tahun baru 2012...... eh,, eh,, telat...telat... hehe :D Tapi gak apa-apa deh... Ngomong-ngomong tahun 2012 nih, bakal jadi apa ya 11 bulan medatang? Penasaran!!! Jadi inget, dulu waktu setiap awal tahun atau gak akhir tahun yang rame dan kayaknya sudah menjadi kebiasaan para pembru berita gosip yaitu tentang ramalan-ramalan. Ada aja yang selalu bisa untuk menjadi pembicaraan si A akan inilah, si B akan itulah, Indonesia akan seperti ini dan itu, dan yang paling heboh tentunya tentang fenomena-fenomena yang gak akan pernah kita dapetin di tahun-tahun lainnya. weleh...weleh.... keren ya ada yang berani untuk ngomong tentang masa depan seperti itu. Sah-sah saja sih selama itu tidak merugikan aku. LOH??? Ya gak lah, yang penting manusia hanya bisa berusahakan. Tapi untuk yang satu ini memang agak kontroversial menyangkut gimana kita memandang rmalan itu. So guys, anggep saja itu hiburan yang akan membuat otak kita refreshing.. By the way.... untuk tahun 2012 ini kok sepi