Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

Tiga Bulan Sebelum Menggenap 25 Tahun

    Waktu terus berjalan. Tanpa terasa. Aku bisa juga menghadapi ini semua. Luar biasa bukan? Namun, inilah yang dinamakan kekuatan cita dari Tuhan. Diam dan mengokohkan. Kembali perayaan ini datang. Genap satu bulan lagi umurku bertambah. Kini semua angan-anganku dulu tidak penting lagi. Aku mulai hampir memasuki segmen baru dalam hidupku, yaitu perjuangan hidup yang keras.     Satu demi satu mulai hadir permasalahan dalam hidupku. Mulai dari remeh temeh sampai yang rasanya ingin melarikan diri. Pertama, adikku tidak lulus tes PTN, maka kami mulai disibukan dengan mencari PTS yang tepat untuknya. Melalui kisah kegagalannya ini, aku kembali bersyukur bahwa dulu aku bisa cukup mudah masuk PTN. Namun, saat ini kondisiku selalu dibanding-bandingkan karena jurusan yang aku pilih adalah jurusan yang gradenya rendah, sedangkan jurusan yang adikku pilih adalah jurusan yang gradenya tinggi.     Cukup menyayat hati, karena 4,5 tahun ku bergelut di masa perkuliahan bukanlah hal yang mudah. Mes

Kegamangan

    Umur 20-an memang saat paling gamang sepanjang hidup. Peralihan dari remaja menuju dewasa, dengan segala tanggung jawab yang mulai terang-terangan dibebankan kepadamu, akan membuatmu bisa galau seharian entah apa sebabnya. Ini seperti kamu sedang ingin mengepakan sayapmu tapi kamu diminta untuk berlari lebih jauh sebelum memulai kepakan pertama sayapmu. Sedih. Namun, jika kamu tau apa yang terjadi setelahnya, kamu pasti akan dengan riang hati melakukannya.     Aku pun sedang dalam proses tersebut. Beberapa bulan lagi umurku menggenap seperempat abad. Memang semua tidak akan seketika berubah menjadi dunia dewasa. Tetapi aku akan semakin menyadari bahwa banyak hal tidak penting harus dengan segera aku tinggalkan. Ini bukan lagi karena aku tidak ingin bermain dan menikmati indahnya dunia ini. Namun aku mulai menyadari betapa masa depanku menuntut untuk segera dipersiapkan.     Umur 20-an memang saat tersulit bagi kita untuk membagi antara masa depan dan masa kini. Bahkan masa lal

Sekeping Hati

    Seolah tidak memiliki aturan. Aku tidak tahu bagaimana gagasan-gagasan itu dibentuk untuk memcari pekerjaan. Kenapa bagiku, yang terpenting adalah melakukan hal yang kita sukai dan bukannya mencari sela menaklukan dunia yang kejam ini? Disaat yang lain berpikir untuk mencari kedudukan yang lebih baik dengan penghasilan yang tentunya baik pula, aku malah sibuk bagaimana aku bisa mengekpresikan diriku. Mungkin aku berbeda, atau aku yang membedakan diriku?     Sudah lama aku sadar bahwa aku tidak pernah ingin melakukan apa yang orang lain lakukan, tidak pernah ingin menjadi sama dengan yang lain. Namun aku selalu saja ingin melakukan apa yang orang lain lakukan ketika mereka sudah mencapai sesuatu. Tidak pernahkah aku sadar bahwa aku terlalu tidak fokus? Hmmm... Rasanya sekeping hatiku ingin sekali mencurahkan segalanya kepada orang lain. Aku butuh konseling. Tapi entah dengan siapa.     Aku yang rumit ini, tidak pernah bisa berlama-lama mengerjakan sesuatu. Selalu ingin mengerjakan

Dua Awan

    Senin, 8 Agustus 2016. Letih aku selonjorkan kakiku selepas berkendara motor sepulang kerja. Entahlah, rasanya hari ini lumayan melelahkan. Aku sandarkan tubuhku pada bahu ibuku yang duduk di sampingku. Saat itu ada keluarga kecil mbakku. Sepertinya sedang membicarakan hal serius. Namun, aku tidak menunjukan ketertarikan dan hanya mendengarkan sambil merebahkan badanku sekali lagi.     Sepintas aku dengar terjadi permasalahan di keluarga kecil mbakku. Seperti biasa, persoalan financial keluarga baru. Beberapa artikel yang pernah aku baca, mengatakan keluarga baru akan mengalami ketidakstabilan finansial karena banyak kekagetan-kekagetan tertentu yang menambahkan pengeluaran atau lain sebagainya. Urusan remeh temeh sampai harus menabung untuk biaya anak.     Kali ini rasanya cukup berbeda. Abang iparku mengeluh ingin berhenti dari pekerjaannya. Setelah banyak ditelisik oleh ibuku, ternyata suasana kerjanya sudah tidak lagi bersahabat. Memang, suasana kerja adalah bagian penting