Karena Cinta

Tiga.... Dua.... Satu....

Jeprettt... kilat lampu blitz seketika membuat kami mematung. Memotret pose kami yang menggila. Maria selalu sukses menyempilkan tubuh diantara kami, agar terlihat langsing, dalihnya kepada kami. Tina selalu ingin terlihat memuakau di setiap kesempatan, jadilah dia berpose seperti para model papan atas. Sedangkan aku selalu suka melihat keanehan mereka. Aku juga tidak mau kalah berpose, karena tanpa aku, mereka tidak akan sempurna. Hehe....

Hari ini hari bahagia bagi kami. Aku dan Tina akhirnya berhasil menyusul Maria memakai toga itu. Toga yang untuk memakainya, kami perlu berjuang melawan banyak hal terutama melewati batas limit diri sendiri. Sungguh perjuangan berat tanpa kebersamaan dan cinta.

Aku ingat bagaimana kami tenggelam dalam buku-buku yang harus menjadi referensi. Atau bagaimana kami harus mengumpulkan keberanian melawan argumen dosen pembimbing agar tidak melulu mengiyakan. Atau kenapa kami harus bertahan pada data-data sulit yang banyak diragukan keilmiahannya.

Semuanya tidak akan bisa semenyenangkan ini tanpa kalian selalu disisi. Berkat kalian tidak hanya tempaan cara berpikir tetapi juga penguatan kepribadian. Kalian yang akhirnya menyadarkan bagaimana seharusnya aku menghargai diriku lebih dari apapun. Kalian yang menyadarkan bahwa aku jauh lebih menawan dari yang aku pikirkan. Dan kalian yang mengetukku untuk tahu cara memperlakukan diriku sendiri.

Terima kasih karena cinta kalian membuatku berani melangkah lebih. Karena kemenakjuban kalian membuatku bersyukur telah dipertemukan. Berkat kegigihan kalian yang tidak pernah menyerah terhadapku membuatku tahu bahwa tidak ada yang tidak pantas untuk diperjuangkan.

Aku pasti melangkah dengan yakin karena cinta kalian telah bersarang dalam diriku. Aku pastikan tidak ada ketersia-siaan dalam hal itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EOA GOLD, Investasi Emas Dunia Akhirat

Mengenal Sereal Umbi Garut, Manfaat, dan Cara Mengonsumsi

Unlogic Birth dalam Al Quran