Tiang

Benarkah ini adalah akhirnya?

Aku ingat bagaimana dahulu, aku diletakan. Satu demi satu aku disusun hingga kokoh dan menjulang tinggi. Aku diperhalus dan dipercantik dengan warna kesukaanmu.

Awalnya aku sungguh tidak tertarik berada diantara kalian. Aku selalu berharap hidup di pertokoan elit dengan hembusan udara minus sekian dari pengatur suhu ruangan. Pasti menyenangkan melihat pakaian mentereng mereka.

Aku justru terperangkap pada keluarga sederhana ini. Aku kesal sekali ketika anak balita mereka mengotori tubuhku. Mereka mencoret dan dengan seenaknya melempar apa saja ke arahku.

Seiring berjalannya waktu, aku saksikan mereka terus tumbuh. Aku berkali-kali bahagia dengan warna berbeda pada tubuh. Tentu itu membuatku merasa seperti baru terlahir.

Semua adegan dan bab kehidupan keluarga mereka, aku paham dengan baik. Segalanya mencakup kisah sedih maupun senang. Aku pun menjadi bagian dari perjalanan itu.

Sampai akhirnya kematian jugalah yang akan memisahkan kebersamaan singkat ini. Satu per satu anak mereka mulai tumbuh dewasa dan membina hubungan keluarga lainnya. Aku dengar ada banyak juga yang seperti aku di sana. Namun, entah sejak kapan aku cinta berada di sini setiap saat.

Sehingga akhirnya....

"Rumah ini digusur karena masuk kawasan program pembangunan infrastruktur oleh pemerintah," tegas seseorang yang tak aku kenal dengan pakaian safari.

Tangisnya pecah. Beberapa saat kemudian mereka pergi membawa banyak barang. Andai aku bisa ikut dengan mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EOA GOLD, Investasi Emas Dunia Akhirat

Mengenal Sereal Umbi Garut, Manfaat, dan Cara Mengonsumsi

Unlogic Birth dalam Al Quran