"Selamat Malam, Pak Tua!"


Hai Pak Tua!
Apa yang kau lihat?
Keindahan senja?
Atau ratapan sunyi gubuk tua usang?

Kau tak pandai, Pak Tua!
Tanah airmu sudah di ujung tanduk
Sama seperti menunggu senja ini redup
Tak akan lama, dan tak butuh lama-lama

Kenapa Pak Tua?
Kau sedih?
Kau paham sekarang arti penyesalan
Dan ketidakberdayaanmu melawan

Kau mau terus meratap?
Atau mau terus diam dan melihat?
Sungguh lancang kau, Pak Tua!
Salah apa kami padamu?

Kami tak pernah mengerti
Tiba-tiba divonis menanggung hutang
Kami tak pernah dipedulikan
Tiba-tiba diminta pungutan

Apa salah kami, Pak Tua?
Bumi kita, kau telanjangi
Kekayaan kita, kau bagi dengan sekongkolanmu
Aah... Pak Tua, apa dosa kami padamu?

Kini usiamu sudah seperti senja
Sementara usia kami bagai fajar
Masih banyak waktu bersama derita yang kau tinggalkan
Sementara kau sesaat lagi akan pergi bersama senja

Lalu kami hanya bisa berucap
"Selamat malam, Pak Tua!"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EOA GOLD, Investasi Emas Dunia Akhirat

Mengenal Sereal Umbi Garut, Manfaat, dan Cara Mengonsumsi

Unlogic Birth dalam Al Quran