Kehilangan Itu

Berkali-kali aku mencoba untuk mengerti apa itu kehilangan. Berkali-kali aku gagal. Sungguh aku tidak pernah benar-benar paham bagaimana kehilangan harus didefinisikan. Atau bagaimana kehilangan harus dideskripsikan.

Meskipun kehilangan telah lama menjadi bagian dari hidup. Aku tetap tidak juga ahli menghadapinya. Ketika kehilangan datang kembali, aku pun harus terjungkir, jatuh, terpuruk, lemah dan hal tidak menyenangkan lain. Lagi.

Mungkin saat itu aku hanya berharap waktu berhenti atau terulang kembali. Sementara aku juga tidak berdaya terhadapnya. Kehilangan bisa jadi seperti monster yang terus menghantui. Jika bukan aku yang ditinggal pergi, maka itu artinya aku yang meninggalkan pergi.

Percayalah, kehilangan pastilah terjadi. Hanya saja bentuknya tidak pernah pasti. Kadang sakitnya menyeruak di hati. Sering kali justru meninggalkan sepi dan kenangan tiada henti. Bahkan kehilangan mengubah diri jadi tidak peduli karena terlalu perih dan egois terjadi tanpa permisi.

Begitulah kehilangan yang dengan datangnya memberi pelajaran kehikmahan hidup. Sampai Tuhan mendapatkan manusia kembali suci untuk dikirimkan kembali pada tanah yang tak pernah sakit hati. Jauh pada hati, kehilangan bisa jadi memeluk diri dalam dekapan abadi.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

EOA GOLD, Investasi Emas Dunia Akhirat

Mengenal Sereal Umbi Garut, Manfaat, dan Cara Mengonsumsi

Unlogic Birth dalam Al Quran