Permintaan

Terima kasih pada setiap hembusan napas ini. Terima kasih untuk selalu menyelipkan kasih di sepanjang perjalanan ini. Terima kasih atas cinta dan peluk sayang hingga aku tak perlu mencari pada yang lain.

Engkau telah membuat hidupku sempurna. Lalu dengan tubuh paripurna ini aku tahu betapa dalam hakikat cinta dan kepercayaan-Mu padaku. Setiap tabiat dan watak yang tersemat, aku tahu Engkau tak pernah lupa menyentuhnya dengan hangat. Aku tak pernah hilang karena selalu ditemukan.

Harus dengan cara apalagi aku membalas jika bukan dikoridor cinta dan taat. Dalam beribadah, aku menunjukannya meski jauh dari sempurna. Dalam berbagi, aku mengabdikannya meski tahu tak pernah seberapa. Dalam senyum, aku mensyukurinya meski tak pernah penuh pada bentuknya.

Ketika kini aku makin sadar agar tak pernah lepas meminta. Sejurus itu diperlihatkan mereka yang selalu ada. Segaris terang itu aku mendapat keyakinan dan dukungan.

Lantas apalagi harap dan pinta? Sementara setiap detik Engkau membuatku terpana. Sungguh Engkau sutradara terhebat. Apakah aku pernah bilang?

Berulang kali aku mengerti elusan di pundakku adalah untuk membuatku tegap. Berulang kali air mata yang menetes ini selalu terganti dengan kehebatan luar biasa. Dalam diam, ada banyak wujud cinta yang sering takku balas karna ketidakahlianku membalas sedalam balasan-Mu.

Sungguh aku tak pernah membayangkan memiliki banyak cinta dan dukungan seperti ini. Keberanian berjalan pada pilihan yang jarang orang lalui. Namun aku tegap melangkah karena aku yakin cahaya-Mu ada di ujung jalan ini.

Terhadap keberkahan sebuah permintaan, tolonglah aku untuk membahagiakan mereka. Mereka yang diam-diam mengutip namaku dalam doa. Mereka yang diam-diam menangis menyebut namaku. Mereka yang terus ada mengawal setiap langkahku. Mereka yang berlelah membersamai senyum dan tangisku.

Tuhan... cukupkan aku untuk memandangi mereka dengan utuh. Ringankan pandanganku melihat setiap detail perhatian mereka yang selalu penuh. Panjangkan tanganku agar genap genggamanku dalam dekap genggaman erat jemari mereka yang tangguh.

Demi keberkahan sebuah permintaan. Tetapkan aku dalam urusan membahagiakan mereka. Libatkan aku di setiap jatuh dan bangunnya mereka. Undangkan aku menguntai perjalanan mereka.

Sampai bertemu di Jannah. Di Jannah-Mu. Tempat terindah yang selalu Engkau janjikan. Lokasi akhir bersemayam seperti yang selalu Engkau banggakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EOA GOLD, Investasi Emas Dunia Akhirat

Mengenal Sereal Umbi Garut, Manfaat, dan Cara Mengonsumsi

Unlogic Birth dalam Al Quran