Titik Perubahan Hidupku

    Tuhan... Apalagi ini? 11 Maret 2014 lalu aku kehilangan orang yang cukup berharga dalam hidupku. Beliau yang sudah mengajarkan banyak hal dan memberikan banyak kenangan padaku terutama satu tahun terakhir ini. Aku ikhlas merelakan beliau pergi untuk menghadap-Mu. Tapi ternyata tak semudah itu hidup tanpanya. Meskipun dahulu beliau tak selalu bersamaku tapi beliau masih bisa muncul saat aku membutuhkannya. Namun sekarang tidak ada lagi sosoknya.
    Aku tahu aku tak boleh seperti ini. Aku harus terus melangkah dan menatap masa depanku yqngvyerus berjalan. Tuhan, jika ini takdir terbaik untukku tenangkan hatiku. Mantapkan dan tegarkan hatiku untuk terus bertahan. Sesuatu yang akan banyak datang menimpaku mulai saat ini aku harus kuat. Saat ini mulai bermunculan sesuatu yang selama ini tidak pernah terbayang olehku akan terjadi.
    Aku mahasiswa tingkat akhir akan berusaha mencari penghasilan sendiri untuk kehidupanku selama sisa akhir kuliah. Selain itu juga aku akan berusaha mencari penghasilan untuk penelitianku. Aku harus berjuang sangat keras mulai sekarang. Tidak adalagi bersenang-senag dan menghambur-hamburkan uang semaunya. Tidak boleh lagi mementingkan diri sendiri. Tidak boleh lagi ikut-ikutan temen kemana-mana yang tidak penting.
    Mungkin ini jalannya Allah mendorongku agar aku terpacu dan memulai semuanya dengan lebih bersemangat. Jangan lagi bermalasan. Melakukan semuanya dengan cepet. Hadapi semuanya dengan ceoet. Dan mulai sekarang hidupku bukanlah hidup manusia biasa. Aku menjadi luar biasa sekarang. Aku sudah berada di luar zona nyamanku sekarang. Saatnya aku melangkah tanpa ragu lagi. Mulai sekarang ini titik perubahan hidupku yang tidak boleh aku sia-siakan menjadi rapuh. Semangaaatt... Buktikan tanpanya aku harus bisa dan pasti bisa. Insya Allah...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EOA GOLD, Investasi Emas Dunia Akhirat

Mengenal Sereal Umbi Garut, Manfaat, dan Cara Mengonsumsi

Unlogic Birth dalam Al Quran