Postingan

menyita waktu

  Haduh,, gawat nih.. Saya sedang terserang virus merah jambu, teman-teman.... Melihat jejaring sosial kemudian melihat tanda hijau tanda dia sedang tersambung, malah berharap dia akan menchat saya. Sepertinya itu sesuatu yang tidak mungkin. Kenapa saya jadi mengharapkan dia? Masa lalu.... Seandainya dia melihat saya yang selalu menunggu dia? So sad...   Tapi hari tetap berganti kawan. Dunia terus berputar. Roda kehidupan juga terus berjalan. Saya dengan perasaan ini terus mengalami penurunan. Saya sepertinya harus membenarkan bahwa cinta harus terjalin karena komunikasi. Saat ini. Detik ini. Saya mengakui bahwa virus ini memang bisa menyerang siapa saja termasuk saya.   Sekarang dia sudah berlalu meskipun terkadang masih mengharapkan dia datang walau hanya sekedar menyapa bahkan seuntai senyumanpun  tidak apa-apa. Kini ada yang hadir lagi, memberi suasana baru. Memberi kenangan manis. Memberi tawa, canda, susah, senang, malu, takut, lucu, senyum-senyum sendiri, da...

Sudah tidak muat lagi

  Rasanya sesak sekali hati ini. Kenapa ya? Ya Allah.. terlalu jauhkah aku dengan-Mu? Terlalu banyakkah dosa yang telah ku perbuat. Kenapa jadi seperti ini?   Kenapa sulit bagiku untuk bisa berpikir positif? Aku ngerasa sekarang dia marah denganku. Apa aku sudah keterlaluan dan gak memikirkan perasaaan mereka tetapi hanya memikirkan perasaanku. Huuuu.. rasanya sesak dan memenuhi hati ini. Ingin teriak tapi sulit. Ada sesuatu di dalam dadaku yang rasanya ingin keluar.    Ya ampun, kenapa jadi sering seperti ini ya? Sedih......:(    Apa yang harus aku lakukan? Apa minta maaf saja sama dia, gak bermaksud untuk melukai siapapun sih sebenarnya. Haduh, jadi terlalu banyak hal yang harus aku pikirkan. Sesak......   Benar-benar sesak.....    Aku mau shalat nih kayaknya, hanya kepada-Nya aku harus mengadu dan meminta kekuatan. Let's do it!!!

UTS

  Satu lagi langkah saya menjadi seorang sarjana. Memang masih jauh tapi saya yakin ini semakin dekat. Ibu.. Bapak.. saya pasti memberikan yang terbaik untuk kalian. Orang bilang ucapan adalah doa. Saya yakin, nanti pada saat lulus, saya merupakan lulusan terbaik, di kampus. Amiiiinn.....   UTS  3 April 2012 siap saya hadapi walaupun persiapan masih minim. Enntah kenapa saya begitu bersemangat UTS semester ini dibanding semester kemarin. Saya yakin IP akan naik, lebih dari yang saya harapkan. Semangaaaaatttt....   Buat perjanjian dulu sama diri sendiri gak akan kecewain siapa-siapa. Terutama Allah.. Biarpun nanti sulit, tapi No nyontek. Yakin Allah pasti bantu saya. Dalam keadaan apapun Allah pasti bantu saya. Jadi, saya gak perlu tuh bantuan dari kiri dan kanan untuk menjawab soal-soal nanti.   Niat tulus karena Allah untuk membahagiakan kedua orang tua, dan membuat bangsa ini menjadi bangsa yang tidak tergantng dengan negar lain. Apalagi yang di Barat-barat...

gak ada waktu buat jadi biasa-biasa aja!

  Aneh deh, kemarin nonton salah satu acara ajang pencarian bakat di televisi swasta Indonesia dn ngedenger satu juri perempuannya bilang " kita ini gak ada waktu buat jadi biasa-biasa aja!"   Lantas kenapa sekarang saya bilang aneh? Padahal tidak ada satupun kata disana yang aneh atau membuat keanehan. Tapi kenapa sampai sekarang saya terus menerus mengingat klimat itu ya? Apa karena sesosok idola inspiratif yang mengatakannya? Ahhhh...... aneh.......   Mungkin saya sudah terhipnotis dengan kalimat itu, atau pada saat itu saya sedang dalam pengaruh terapi? Mustahil...   Setau saya, motivasi itu bisa dilakukan oleh motivator yang sedang bersama kita atau setidaknya berada dalam rungan yang sama dengan kita, tapi apa? Saya bahkan belum pernah sekalipun bertemu atau mengidolakannya saja tidak? Apa ini bisa disebut dengan terinspirasi?   Waw.. it's magic.. hehe..   Tapi sumpah, keren-keren. Keren banget itu kalimat. Pas banget sama keadaan saya saat ini. ...

kisruh BBM

  BBM... Sekarang benar-benar jadi topik perbincangan. Bukan hanya dilapisan petinggi pemerintahan, tetapi juga dilapisan masyarakat. Mahasiswa berteriak. Rakyat menjerit. Pemerintah mengeluh tidak aman. Sekarang jadi salah siapa dan siapa yang harus dipersalahkan dan dimintai pertanggungjawabannya? Saya memang bukan mahasiswa yang menyukai hal-hal politik dramatis seperti ini. Tapi tidak ada salahnya untuk membuka mata kita, betapa kacaunya bangsa kita sekarang.    Kenaikan BBM sudah tidak bisa dihindarkan lagi, betapa tidak, ini sudah merupakan isu dunia dimana momok harga minyak dunia tidak bisa ditanggulangi lagi kenaikannya. Semakin langka saja nampaknya persediaan minyak dunia kita, kawan-kawan! dalih pemerintah: APBN harus diselamatkan dengan tidak mensubsidi BBM lagi. Apakah itu layak dipertanggungjawabkan? Sementara pembaruan gedung DPR, fasilitas untuk pejabat-pejabat, dan gaji pokok pejabat-pejabat kita sudah memennuhi APBN bangsa ini.   Sekarang pantaskah...

belum bisa

Yups.. Memang itu kata-kata yang sangat simpel. tapi coba pikir apa yang bisa kita lakukan dengan kata-kata itu.. hehehe... Aku akan belajar untuk bilang, belum bukan tidak.. Kita akan tau dasyatnya kata itu.. belum ya bukan tidak loh.. Saatnya mengerjakan laporan yang menumpuk..Sip..Sip..

Perpustakaan

Sudah pasti satu kata dari perpustakaan adalah sepiii... Yups memang sepi sekali disini. Entah kenapa pada suasana yang sepi seperti ini cocok untuk belajar. Kenapa ya? Apa karena kita jadi bisa fokus? Atau kita butuh relax sehingga otak kita bisa bekerj lebih optimum? Apapun itu yng penting aku suka perpustakaan. :) Disini benar-benar gudangnya buku.. It's mazing kan. Tidak ada tumpukan buku yang begitu banyak dan merepotkan kecuali disini.. hehehe Terima kasih perpus sudah menjaga satpam ilmu kami.