Postingan

Diam dam berpikir

    Mungkin benar aku terlalu sibuk dengan urusanku sendiri. Apakah itu salah ya Allah? Mungkin benar aku tidak bisa menjadi seperti mereka yang dengan mudah bergaul dan terkenal. Apakah itu berarti aku kuper? Jika benar seperti itu, aku memaafkan diriku sendiri.     Ini tentang aku. Entah kenapa aku tidak mudah akrab dengan orang lain. Tapi itu tidak masalah. Tidak ada yang salah dengan manusia introvert. Ya aku adalah manusia introvert dan aku amat sangat serius. Mungkin itu yang membuat aku terlihat tua.     Tidak masalah dengan itu. Keseriusanku membuat orang lain tidak mudah bergaul denganku. Tapi setidaknya hal tersebut baik untukku karena aku tidak mudah mengatakan tidak kepada orang lain dan itu berarti aku semakin tidak perlu menyakiti hati banyak orang.     Sekarang maafkan diriku. Ya Allah aku menerima diriku. Aku memang tidak mudah bergaul, introvert, dan pemalu. Tapi aku berusaha semampuku untuk lebih baik. Tuhan.. aku berjanji ber...

Di stasiun kereta B

    Hembusan malam ini begitu dingin. Sendiri. Ya hari ini, lebih tepatnya malam ini aku masih sendiri. Tapi malam ini sedikit berbeda karena malam ini aku berada di stasiun. Sudah pukul 20.57 wib  Rasanya tidak ingin beranjak untuk pulang. Melihat dan menikmati malam ini sendiri. Mungkin suatu saat ini aku akan merindukannya.     Hari ini terasa begitu hampa. Entahlah. Aku lelah menanti. Aku lelah menunggu. Aku pasti bisa bertahan meskipun Engkau belum bisa segera mengirimkannya. Tidak apa-apa. Mungkin aku sudah tidak tahan selalu sendiri. Aku ingin ada seseorang yang selalu menanyai kabarku. Huff.... semua akan indah pada waktunyakan? Bukankah Allah tidak pernah ingkar?     Malam ini benar terasa lebih dingin. Angin dingin ini menusuk sekali ke tubuhku. Seseorang mengatakan ketika kita masih saja sendiri itu adalah waktu untuk kita berusaha memantaskan diri kita untuk seseorang yang terbaik. Lagi pula.. masih banyak hal positif lainnya yang bisa a...

Sudah pantaskah aku?

    Hari ini aku bersama temanku (ditrut, metrut, dwi, yun, gendut, lerfong, dan rio) makan di kedai fatma. Pada sesi doa dan pengharapan untuk kami yang berulang tahun. Setelah sebelumnya suasana sangat ramai karena ada live musik dari rio.     Tiba giliran doa dan pengharapan untukku. Semia mengatakan sudah saatmya aku mencari pasangan. Umurku yang sudah tua ini harusnya sudah memiliki kekasih. Mereka bilang aku akan cantik pada saat aku sudah berpasangan. Apakah itu benar? Entahlah... Aku memang ingin memiliki pasangan tetapi bukan untuk membuat diriku cantik. Tapi untuk menjalani misi dan visi hidup kita bersama.     Aku juga ingin memiliki seseorang itu. Tapi bagaimana caranya? Apa yang harus aku lakukan? Bahkan aku tidak bisa menarik perhatian mereka. Sebenarnya aku pun sangat meyakini bahwa Allah akan memberikan dia di waktu yang tepat. Aku sangat meyakini itu.     Terus menerus mendapat tekanan seperti ini membuatku tidak nyaman. Saat i...

Tiba-Tiba Kangen

    Ya Allah... tiba-tiba kangen dia. Aku kenapa sih? Jauhkan aku dari tipu daya setan. Tiba-tiba kangen mau ketemu. Apa yang harus aku lakukan?     Hari ini ngomongin tentang sifat calon suami bareng tyas. Tyas bilang suami kita itu sifatnya akan mirip dengan ayah kita. Huaaaa....tiba-tiba kepikiran diri sendiri.    Apa mungkin selama ini aku belum pernah dekat dengan laki-laki karena aku tidak pernah dekat dengan Bapak? Kenangan bahwa laki-laki hanya bisa menyakiti hati wanita sepertinya sudah terlalu dalam tertancap di hatiku. Rasanya nyeri jika teringat hal itu.     Ya Allah... Engkau masih selalu bersamaku kan? Aku mohon dengan sangat cabut duri ini. Jangan biarkan terus menancap. Rasanya perih.     Entahlah... aku lelah memikirkan apa dan kenapa. Aku rasanya tidak ingin memikirkan perasaan hal aneh ini. Aku tidak ingin jadi manusia yang jahar. Aku tidak ingin menjadi hamba yang nakal. Maafkan aku ya Allah...

The last night in Oktober 2014

    Ya Allah...maaf bukannya aku tidak mau bersyukur atas semua anugerah yang Engkau berikan. Maafkan aku wahai zat Yang Maha Pencipta. Aku hanya butuh waktu memahami dan mengerti. Wahai zat Yang Maha Pemurah, waktu ku semakin dekat. Hal ini membuatku semakin pesimis untuk bisa lulus tahun ini. Apakah masih bisa?     Aku jadi berpikir buruk tentang PSku karena merasa beliau tidak memberikan aku solusi. Apa yang harus aku lakukan. Ya Allah apa yang harus aku lakukan. Aku bingung...      Mungkin aku yang telah salah memberi niat pada penelitianku ini. Makanya Engkau memberikan aku waktu untuk meluruskan niatku ini. Sekarang aku akan mulai lagi dari nol. Membuat dan memperbaiki nilai dari awal.    Bissmillahirrahmaanirrahiim... Ya Allah..ijinkan aku untuk dapat memberikan manfaat bagi orang lain melalui tugas akhirku ini. Aku berharap tugas akhirku ini bisa membantu orang lain terutama dalam urusannya untuk beribadah kepada-Mu. Ya Allah...

Impian kecil ini

    Kepingin punya hati seluas samudra. Jadi, kalo udah berumahtangga bisa sabar menghadapi suami dan ngurus anak. Akhirnya juga aku harus mengurus anakku sendiri. Say no to bibi. Keperluan di rumah harus aku sendiri yang memenuhinya.     Impian kecilku hanya agar aku bisa menjadi istri dan ibu yang hebat. Tapi, aku juga harus bisa menjaga Ibu dan adikku. Makanya aku harus memutar otak untuk bisa menghasilkan uang tanpa harus keluar dari rumah. Pasti bisa. Pasti bisa.

1 Muharram 1436 Hijriah